Tag Archives: Day 8

Kupu-Kupu yang Memikirkan Angin

Sesuatu berkecepatan tinggi melewatiku. Aku terbawa arusnya. Sayap-sayapku mengepak untuk melawan arus itu. Aku berusaha sekuat tenaga melawannya. Hampir saja aku dibawanya, tapi akhirnya perjuanganku tak sia-sia. Aku berhasil. Kupu-kupu sepertiku, seharusnya tak terbang setinggi ini. Melewati arus angin yang sangat kencang. Kalau bukan saudariku yang menyuruhku, aku tak akan mau membahayakan nyawaku. Semakin lama, penerbanganku semakin rendah. Menghampiri dunia manusia. Mereka berbicara sesuatu seperti tak ada, tak nyata, dan tak terlihat.

Aku penasaran. Maka aku mendekati mereka, mendengarkan percakapan mereka. Mereka bilang berkas untuk kasus yang akan ditangani hari ini, tiba-tiba lenyap. Lalu manusia yang lebih pendek menjawab bahwa semua berkasnya sudah ditelan angin. Setelah mencuri dengar hal itu, aku bergegas terbang. Aku ingin mencari angin, menanyakan padanya, bagaimana ia bisa memakan semua berkas-berkas itu? Hari demi hari tak kutemukan jawabannya. Pertanyaan itu seakan mengambang dalam pikiranku. Semuanya menjadi tak jelas. Bagaimana bisa angin menelan berkas-berkas itu? Apa angin menelan semua berkas itu? Apa semua berkas itu sebenarnya ada tapi hanya tidak terlihat seperti sifat angin? Entahlah, sekarang aku hanya ingin memakan nektarku.

Advertisements