Tag Archives: Day 7

Kapan Kau Pulang

Aku terbangun pagi ini, melihat selimut tipis yang mendekapku. Aku tak merasa hangat, tapi dingin yang menusuk-nusuk. Ku tegakkan punggungku, bangun dari tempat tidur. Mengerjapkan mataku dan melihat sekeliling. Buku-buku bertebaran, komputer masih dalam keadaan menyala, dan baju-baju kotor tersebar ke seluruh ruangan.  Udara dalam ruangan ini terasa habis dan membuat dadaku sesak, tak bisa bernapas.

Kenapa kau tak membalas smsku? Kapan kau pulang? Dua pertanyaan itu terus saja membanjiri kotak masuk dalam handphone-ku. Pertanyaan yang selalu dilontarkan Ibu padaku. Aku malas untuk membalasnya. Untuk keluar dari rumah saja susah, kenapa aku harus kembali lagi ke sana. Dulu rumah adalah kami; aku, ibu, dan ayah. Namun kini rumah hanya menjadi bangunan kosong yang sepi. Dan aku tak akan sanggup kembali ke sana. Namun, rasanya seperti ada lubang besar di hatiku. Kesepian di ruangan kecil yang pengap ini. Apa aku harus kembali? Ah, setidaknya aku harus lulus dulu setelah itu menyiapkan diri untuk kembali ke rumah.

Advertisements