Tag Archives: Bapak

Papa

Dear Bapak,

Apa Anda ingat kapan terakhir kali kita bicara? Aku ingat. Terakhir kita bicara adalah dua bulan yang lalu. Ketika aku akan menghadapi ujian. Aku meminta doa restu padamu. Dan Anda berkata, “Ya. Semoga sukses. Tetaplah jadi menjadi anak yang baik. Bapak percaya padamu.” Setelah itu aku mencium tangan Anda dan memasuki gerbang sekolahku dengan hati yang senang. Dan sepertinya itu adalah kali terakhir aku melihat Anda tersenyum dan menyemangatiku.

Bapak,

Apa Anda ingat kapan terakhir kali kita pergi jalan bersama? Aku ingat. Terakhir kita berjalan bersama adalah satu bulan yang lalu. Anda mengajakku mengunjungi bibi di kota seberang. Ketika kecil aku sangat senang bila Anda ajak pergi. Anda selalu membelikanku makanan di tengah jalan. Tidak seperti ibu yang hanya mengajakku jalan tanpa membelikanku makanan. Tapi, aku tidak suka menunggu Anda pulang. Anda tak pernah membawa jajanan seperti ibu.

Bapak,

Aku tidak tahu kenapa akhir-akhir ini semuanya menjadi rumit. Anda tak lagi berbicara sesering dulu. Tak pernah mengajakku pergi jalan. Anda hanya sibuk dengan pekerjaan dan dunia Anda. Lalu apa yang harus aku lakukan, Pak? Apa semua ini karena aku telah beranjak dewasa?

Salam,

RH

Ps: Aku rindu masa itu.

Advertisements