Kau

Melewati fajar, menyongsong masa depan. Itu yang kuharapkan ada pada diriku. Tak takut akan masa depan dan berani melihat datangnya malam, doaku setiap waktu. Bagai sajak yang tak akan pernah selesai ditulis, aku memberanikan diriku.

Aku tak takut gelap. Aku tak takut akan apa yang terjadi di masa depan. Aku tak takut padamu, anak didikku. Aku akan mengantarmu ke sana. Ke tempat orang-orang sukses berada. Aku berusaha, walaupun mungkin yang kulakukan bukanlah hal yang ingin kulakukan.

Suatu hari nanti, nak. Suatu hari nanti jika kita bertemu maka aku juga sedang menghadapi ketakutanku. Juga, jika suatu hari kau sampai di tempat yang kau inginkan, itu berarti aku telah berhasil menghadapi ketakutan terbesarku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s